Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya penggunaan smartphone, telah membawa dampak yang signifikan terhadap kehidupan remaja. Salah satu dampak negatif yang muncul adalah fenomena nomophobia, yaitu rasa takut atau kecemasan yang berlebihan ketika individu tidak dapat mengakses atau kehilangan koneksi dengan telepon genggamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji deskripsi psikologis remaja yang mengalami nomophobia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber referensi seperti jurnal ilmiah, buku, dan artikel yang relevan dengan topik nomophobia pada remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa nomophobia dapat menyebabkan berbagai gangguan psikologis seperti stres, kecemasan, depresi, gangguan tidur, serta penurunan konsentrasi dan kemampuan interaksi sosial. Tingkat nomophobia pada remaja bervariasi dari ringan hingga berat, dan umumnya berkaitan dengan rendahnya kontrol diri serta tingginya intensitas penggunaan media sosial. Oleh karena itu, diperlukan strategi intervensi seperti edukasi mengenai kesehatan mental, pembatasan durasi penggunaan smartphone, serta pelibatan remaja dalam aktivitas fisik dan sosial yang bersifat positif dan produktif. Peningkatan kesadaran terhadap dampak negatif penggunaan smartphone secara berlebihan menjadi langkah penting dalam mencegah dan menangani nomophobia pada kalangan remaja.
Copyrights © 2025