Perkawinan anak masih menjadi persoalan serius di Indonesia meskipun telah terjadi penurunan jumlah kasus dalam beberapa tahun terakhir. Pernikahan dini sendiri banyak menimbulkan resiko yang nantinya dapat merugikan negara. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya pernikahan dini. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab perkawinan anak di Indonesia melalui tinjauan literatur sistematis terhadap berbagai penelitian tentang perkawinan anak di Indonesia yang diterbitkan pada jurnal nasional maupun periode 2016–2024. Metode yang digunakan adalah kajian literatur (literature review) dengan menelusuri sumber-sumber dari basis data ilmiah seperti Google Scholar, ResearchGate, dan Portal Garuda menggunakan kata kunci “perkawinan anak”, “pernikahan dini”, “faktor penyebab”, dan “Indonesia”. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik Hasil kajian menunjukkan bahwa penyebab utama perkawinan anak meliputi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, nilai sosial budaya dan keagamaan yang konservatif, tekanan keluarga dan masyarakat, ketidaksetaraan gender, serta lemahnya implementasi regulasi dan pemberian dispensasi nikah. Selain itu, perilaku seks pranikah dan kehamilan di luar nikah juga menjadi faktor pendorong signifikan. Perkawinan anak di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan lintas sektor.
Copyrights © 2025