Penelitian ini mengkaji gamelan sebagai media pembelajaran yang dinamis dalam mengembangkan sifat ekstroversi melalui proses interaktivitas dan kolaborasi di antara peserta didik. Pesatnya perkembangan teknologi menjadi tantangan masa kini seperti dominasi musik digital di kalangan pelajar seni, gamelan memberikan alternatif yang menekan hubungan sosial langsung dan kerja sama dalam kelompok. Tujuan penelitian ini melestarikan dan mempromosikan budaya lokal sebagai warisan yang berkelanjutan, melalui gamelan, peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan musik, tetapi keterampilan sosial yang esensial untuk kesehatan mental dan kesejahteraan sosial sekaligus membentuk generasi kreatif dan berdaya saing global. Penelitian ini menggunakan teori yang ditawarkan oleh Carl Gustav Jung dan menggunakan Pendekatan deskriptif naratif digunakan untuk menggali pengalaman pembelajaran gamelan terhadap aspek kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi dan solidaritas sosial. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa gamelan mampu membentuk karakter generasi muda ditengah gencarnya tekhnologi dan memanfaatkan keadaan tersebut untuk mengembangkan diri. Studi ini memberikan wawasan bagi pengembangan metode pembelajaran seni yang efektif dan pelestarian budaya di era digital yang terus berkembang.
Copyrights © 2025