ENDOGAMI Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi
Vol 8, No 2 (2025): June

Ragam Warna di Bawah Langit Tarakan: Paguyuban, Kerukunan Etnis dan Memori Konflik

Millah Ananda Yunita (Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Jl. Perintis Kemerdekaan, Km 10, Makassar.)
Pawennari Hijjang (Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin, Jl. Perintis Kemerdekaan, Km 10, Makassar.)
Muh. Nur Rahmat Yasim (Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Kampus UI Depok.)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2025

Abstract

Artikel ini mengkaji peran strategis paguyuban lokal dalam memelihara harmoni sosial dan menangani dampak konflik antaretnis tahun 2010 di Tarakan, Indonesia, yang melibatkan etnis Bugis Letta dan Tidung. Konflik ini meninggalkan dampak mendalam dalam memori kolektif masyarakat dan terus memengaruhi hubungan sosial hingga saat ini. Penelitian ini dilaksanakan pada periode Oktober 2022 hingga Januari 2023 menggunakan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Informan penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling, dengan total sebanyak 10 orang. Fokus penelitian adalah pada kontribusi paguyuban seperti Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Lembaga Adat Tidung Ulun Pagun (LATUP), Paguyuban Keluarga Warga Jawa (PAKUWAJA), dan Persatuan Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dalam mendukung rekonsiliasi dan integrasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paguyuban berfungsi sebagai mediator yang efektif, memfasilitasi kegiatan budaya dan inisiatif sosial yang memperkuat inklusivitas, toleransi, dan kepercayaan antaretnis. Dengan mendorong interaksi lintas budaya dan memperkuat komitmen bersama terhadap perdamaian, paguyuban berhasil meredakan ketegangan dan memperkuat kohesi sosial. Artikel ini menyoroti pentingnya peran mekanisme sosial lokal dalam resolusi konflik, membangun ketahanan komunitas, dan memelihara harmoni dalam masyarakat multikultural.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

endogami

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Fokus bidang ilmu antropologi. Bentuk-bentuk karya ilmiah yang dapat dimuat adalah original article berupa artikel hasil penelitian review article atau makalah kajian pustaka berupa uraian singkat tentang temuan penelitian yang dianggap penting untuk segera ...