Promiscuity adalah perilaku seks bergonta-ganti pasangan atau lebih di kenal sebagai seks bebas. Fenomena seks bergonta-ganti pasangan di kalangan remaja generasi milenial menjadi sebuah kebiasaan buruk yang marak dilakukan. Hal ini telah mengganggu kehidupan sosial bermasyarakat. Indonesia yang lebih sering diketahui sebagai negeri yang berbudaya sopan santun saat ini sudah terkontaminasi dengan sikap seks bebas yang dikerjakan oleh anak muda remaja. Ini merupakan suatu degradasi moral yang terjalin di golongan anak muda serta menjadi suatu kesedihan yang amat mendalam untuk warga masyarakat pada masa kini, special kepada anak muda Kristen. Tulisan ini merupakan rancang bangun teologi seksualitas bersumber pada Kitab Kidung Agung guna membereskan kasus seks bebas yang dilakukan oleh anak muda. Prosedur riset yang dilakukan yakni memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan Literature Review yaitu salah satu cara penulis untuk meneliti, mencari bukti, berusaha memahami dan mendapatkan solusi dari permasalahan yang diperoleh dari penelitian beberapa jurnal dan buku pustaka. Penulis juga mengusahakan model penelitian konten analisis, yaitu dengan mengeksposisi beberapa ayat dalam Kitab Kidung Agung. Hasil dari penelitian adalah rancang bangun teologi seksualitas Alkitabiah ketika masalah dapat diselesaikan, seksualitas harus dibangun atas komunikasi yang hangat, harus berdasarkan kepada kesetiaan yang kuat dan sejatinya harus diikat dalam sebuah pernikahan kudus.
Copyrights © 2025