Abstract: every society in Indonesia have local wisdom as reflection of values and characters which is followed by their community. Particularly in Javanese people, life philosophy as local wisdom has so many varieties. One of them is nrimo philosophy. Nrimo is believed as character of Javanese people for living in the world. Javanese people believe that after working hard, nrimo is what should to do (to be grateful for they have done whatever the result are given by God). On this paper, author will describe (1) the concept of Javanese nrimo philosophy, (2) the values contained in nrimo philosophy, and (3) Javenese nrimo philosophy related to first principle of Pancasila, Belief in the one and only GodAbstrak: setiap masyarakat Indonesia memiliki kearifan lokal sebagai cerminan dari nilai dan karakter yang dianut oleh masyarakat itu. Pada masyarakat Jawa khususnya, kearifan lokal yang berupa filosofi hidup banyak sekali ragamnya. Salah satu filosofi hidup yang diyakini oleh mayarakat Jawa adalah nrimo. Nrimo, diyakini sebagai karakter masyarakat Jawa dalam menjalani hidup. Masyarakat Jawa yakin bahwa setelah bekerja keras maka hal yang dilakukan adalah nrimo apapun hasil yang diberikan oleh Tuhan dan bersyukur atas berkah yang telah diberikan oleh Tuhan atas kerja keras yang telah dilakukan. Pada tulisan ini, penulis akan menguraikan (1) konsep filosofi Jawa nrimo, (2) nilai-nilai yang terkandung dalam filosofi nrimo, dan (3) filosofi Jawa nrimo ditinjau dari sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um019v2i22017p132
Copyrights © 2017