Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertepatan dengan Hari Listrik Nasional (HLN) dan dilatarbelakangi oleh pentingnya mengenalkan konsep energi listrik sejak usia dini dengan menanamkan nilai syukur kepada Allah SWT atas nikmat cahaya dan teknologi, dengan cara pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan bernilai spiritual. Kegiatan dilaksanakan di KB-RA Baiturrohmah Drono, Tridadi, Sleman, DIY, dengan melibatkan 29 anak-anak kelompok bermain dan 5 ustadzah. Melalui program “Belajar Listrik, Belajar Bersyukur”, anak-anak diajak belajar tentang sumber listrik ramah lingkungan melalui cerita interaktif, permainan edukatif, dan eksperimen sederhana. Metodologi edukasi yang digunakan meliputi demonstrasi alat mainan pembangkit listrik seperti generator putaran tangan, pembangkit listrik tenaga surya mini, dan pembangkit listrik tenaga angin, sehingga anak dapat memahami proses munculnya energi secara nyata. Tujuan utama kegiatan ini adalah menumbuhkan pemahaman tentang asal energi listrik, perilaku hemat energi, dan rasa syukur terhadap ciptaan Allah SWT. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari anak dan ustadzah, anak-anak aktif melakukan percobaan menyalakan lampu, sementara guru memperoleh wawasan baru tentang integrasi sains dan nilai spiritual dalam pembelajaran. Kegiatan ini berhasil menghadirkan pendekatan baru yang menyinergikan edukasi sains dan spiritualitas, dengan keterlibatan aktif anak dan ustadzah sebagai inti pembelajaran bermakna.
Copyrights © 2026