Sebuah mata kuliah Pemberdayaan Masyarakat, dengan studi lapangan mahasiswa, yang bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal dan mengembangkan kapasitas masyarakat melalui pendekatan partisipatif, telah dilaksanakan. Studi khusus ini berupaya memetakan potensi tanaman jeruk sekaligus merumuskan strategi pemberdayaan masyarakat di Desa Puudongi, Kecamatan Polinggona, Kabupaten Kolaka. Metode yang digunakan meliputi Participatory Rural Appraisal (PRA), Diskusi Kelompok Terfokus (FGD), observasi, dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Puudongi memiliki potensi jeruk yang besar, namun sumber daya ini belum dimanfaatkan secara optimal. Intervensi berupa edukasi budidaya, diversifikasi produk, dan penguatan kelembagaan akan memotivasi masyarakat sekaligus membangun kapasitas mereka untuk mengembangkan jeruk sebagai komoditas desa guna meningkatkan status mereka.
Copyrights © 2026