Penelitian dan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan peran 3R pada pengelolaan Bank Sampah Unit (BSU) di Meruya Selatan, Jakarta Barat. Sampah organik mendominasi lebih dari 50% di TPA Bantar Gebang, menghambat pengelolaan sampah kering serta berpotensi menghasilkan gas metana berbahaya. Saat ini, BSU hanya melayani setoran sampah anorganik daur ulang. Optimalisasi komposting dapat dilakukan melalui pendekatan PAR dan ABCD dengan memanfaatkan potensi BSU di lingkungan RT/RW, aplikasi manajemen data bank sampah, ketersediaan lahan komposting, serta sumber daya manusia yang memadai. Program ini menghadirkan inovasi kompos aerob yang terintegrasi dengan aplikasi BSU Bank Imam. Sosialisasi dan pelatihan diberikan kepada pengelola dan warga agar program berjalan partisipatif. Hambatan utama adalah rendahnya kedisiplinan warga dalam memilah dan menyetorkan sampah organik. Ke depan, komunikasi efektif dan kampanye perlu dilakukan untuk mendorong kebiasaan memilah sampah, sekaligus mengeksplorasi teknik komposting alternatif guna meningkatkan efektivitas pengelolaan partisipasi.
Copyrights © 2026