Industri kelapa sawit memegang peranan penting dalam perekonomian Kabupaten Batu Bara. Namun, ketergantungan masyarakat pada minyak sawit mentah membuat mereka rentan terhadap perubahan harga. Salah satu cara diversifikasi ekonomi yang sedang berkembang di Desa Planggiran adalah pengolahan gula merah dari nira kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak sosial dari perkembangan industri gula merah kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif deskriptif, dengan data utama diperoleh melalui wawancara mendalam kepada pelaku utama industri gula merah kelapa sawit, serta data tambahan dari buku dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri gula merah kelapa sawit memberikan dampak sosial positif, seperti penciptaan lapangan kerja, kenaikan pendapatan rumah tangga sekitar 20–30 persen, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Selain itu, industri ini mendorong peningkatan keterampilan masyarakat dan partisipasi perempuan dalam kegiatan ekonomi desa. Meskipun demikian, masih terdapat dampak sosial negatif, seperti kurangnya pengelolaan usaha yang profesional, tidak adanya kontrak kerja resmi, serta perlindungan inovasi yang lemah, yang berpotensi memicu konflik sosial. Oleh karena itu, perlu dilakukan penguatan lembaga usaha dan dukungan dari pemerintah agar industri gula merah kelapa sawit dapat berkembang secara lestari.
Copyrights © 2026