Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional maupun lokal. Namun, transformasi digital yang berkembang pesat menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. Berdasarkan hasil asesmen awal di Desa Cibiru Wetan, sebagian besar pelaku UMKM belum mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk promosi dan pengembangan usaha. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema “UMKM Naik Kelas: Social Media Marketing” dilaksanakan sebagai bentuk intervensi untuk meningkatkan literasi digital dan kapasitas pemasaran daring pelaku UMKM. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara terstruktur, seminar, workshop, serta Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan melibatkan 18 pelaku UMKM dengan fokus pada penguatan pemahaman digital marketing, branding, dan praktik pembuatan konten promosi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta dalam merancang dan mempublikasikan konten digital secara mandiri. Lima UMKM terpilih berhasil menghasilkan konten promosi yang siap dipublikasikan di media sosial. Program ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital, membangun kesadaran akan pentingnya branding dan brand image, serta mendorong transformasi digital UMKM secara bertahap. Dengan pendampingan berkelanjutan dan dukungan stakeholder, pemanfaatan media sosial diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM di Desa Cibiru Wetan.
Copyrights © 2026