Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi pengenalan sistem informasi berbasis teknologi digital dalam memperkuat kapasitas pengelolaan UMKM industri rumah tangga sektor agribisnis di Kelurahan Lubuk Kilangan, Kota Padang, melalui pendekatan deskriptif-partisipatif yang berorientasi pada pemberdayaan. Latar belakang studi ini bertumpu pada masih dominannya praktik pengelolaan usaha konvensional yang berimplikasi pada rendahnya efisiensi operasional, keterbatasan akurasi data, serta kurang optimalnya kualitas pengambilan keputusan. Tahapan pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kemampuan peserta dalam mengoperasikan sistem informasi sederhana untuk pencatatan produksi, persediaan, dan penjualan. Hasil penelitian mengindikasikan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan administrasi usaha, keteraturan pencatatan, serta kemampuan memanfaatkan data sebagai dasar evaluasi kinerja pascaintervensi. Tingginya tingkat partisipasi peserta menegaskan bahwa kebutuhan akan literasi digital bersifat laten namun substansial, dan dapat dimobilisasi secara optimal melalui strategi pendampingan yang kontekstual, aplikatif, dan berkelanjutan. Secara konseptual, temuan ini mengafirmasi bahwa transformasi digital pada UMKM merupakan proses sosio-teknologis yang keberhasilannya ditentukan oleh keselarasan antara desain sistem, kapasitas pengguna, dan mekanisme pembelajaran, bukan semata oleh kompleksitas teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengayaan literatur dengan menghadirkan model pemberdayaan digital berbasis pengabdian perguruan tinggi yang terbukti efektif menjembatani kesenjangan antara konstruksi teoretis transformasi digital dan praktik empiris di tingkat mikro. Kendati demikian, keterbatasan cakupan wilayah, durasi pendampingan, dan indikator pengukuran menandakan perlunya penelitian lanjutan dengan cakupan lebih luas, desain longitudinal, serta pendekatan kuantitatif guna memperkuat validitas temuan.
Copyrights © 2026