Ibadah haji merupakan rukun Islam terakhir yang menjadi pelengkap keislaman seseorang. Dalam pelaksanaannya umat Islam dituntut untuk mampu baik dari segi finansial, fisik, bahkan keilmuan. Ibadah yang dilakukan sekali setahun ini mestinya menjadi ibadah yang harus dipersiapkan secara matang. Ditemukan bahwa banyak calon jamaah haji masih kebingungan dalam memahami fiqh haji, sehingga ini menjadi persoalan setiap tahun sebelum keberangkatan haji. Tujuan penelitian ini ialah untuk menggali strategi pemateri manasik dalam menyederhanakan fiqh haji. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menjadikan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Medan Tembung sebagai objek penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini ialah pemateri manasik haji berupaya semaksimal mungkin menghindari penggunaan istilah asing, membuat suasana menjadi cair agar materi terasa tidak membosankan, dan berusaha memastikan para calon jamaah fokus terhadap materi tidak terdistraksi dengan hal lain.
Copyrights © 2026