Budaya setempat berperan penting dalam membentuk identitas iman yang kontekstual, khususnya dalam Pendidikan Agama Kristen yang berakar pada pengalaman hidup masyarakat. Tenun adat Rote Ndao merupakan warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai estetis, tetapi juga mengandung makna simbolis dan filosofis dalam membentuk identitas sosial dan spiritual. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai budaya serta filosofi tenun Rote Ndao dan relevansinya dalam pembentukan identitas Pendidikan Agama Kristen. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis budaya dan makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif bunga lontar melambangkan kehidupan dan ketergantungan kepada Tuhan, pola geometris mencerminkan keteraturan dan disiplin, motif fauna menegaskan tanggung jawab terhadap ciptaan, pola ikatan benang menggambarkan persatuan dan persekutuan, serta warna tenun merefleksikan nilai spiritual seperti kesucian, pengorbanan, dan pertumbuhan iman. Motif tersebut dapat diintegrasikan menjadi materi ajar melalui modul, media visual, dan pembelajaran kontekstual berbasis Alkitab, sehingga memperkuat identitas iman peserta didik serta mendorong integrasi budaya dalam kurikulum nasional.
Copyrights © 2025