Sustainability Nexus: Journal of Agriculture
Vol 2, No 3 (2026): In Press June

Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi Terhadap Rendemen Ekstrak Serbuk Kayu Meranti Merah (Shorea Leprosula)




Article Info

Publish Date
08 Apr 2026

Abstract

Kayu meranti merah (Shorea leprosula) merupakan salah satu jenis kayu hutan tropis yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber senyawa bioaktif melalui proses ekstraksi. Salah satu parameter penting dalam proses ekstraksi adalah rendemen, yang dipengaruhi oleh kondisi ekstraksi seperti suhu dan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan waktu ekstraksi terhadap rendemen ekstrak serbuk kayu meranti merah. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu suhu dan waktu. Suhu ekstraksi yang digunakan adalah 40, 50, 60, 70°C. Waktu ekstraksi yang digunakan adalah 30 menit dan 60 menit. Serbuk kayu meranti merah diekstraksi sesuai perlakuan, kemudian filtrat yang diperoleh dikeringkan hingga menghasilkan ekstrak kering. Rendemen ekstrak dihitung berdasarkan perbandingan berat ekstrak kering terhadap berat awal bahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu dan waktu ekstraksi cenderung meningkatkan rendemen hingga kondisi optimum tertentu. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengaturan suhu dan waktu ekstraksi yang tepat sangat penting untuk memperoleh rendemen ekstrak kayu meranti merah yang optimal. Penelitian ini direkomendasikan sebagai dasar dalam pengembangan proses ekstraksi yang lebih efisien untuk pemanfaatan kayu meranti merah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

nexus

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Sustainability Nexus: Journal of Agriculture terbit pertama kali pada tahun 2025. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura, Pontianak, Indonesia. Fokus utama jurnal ini adalah publikasi hasil penelitian di bidang pertanian, termasuk agronomi, agroteknologi, agribisnis ...