Sawi pakcoy (Brassica rapa L.) adalah salah satu jenis sayuran daun yang populer dikalangan masyarakat dan memiliki prospek bila dikembangkan karena permintaan pasar dan harga jual tinggi dibandingkan dengan jenis sawi lainnya. Penggunaan gambut sebagai media tanam budidaya pakcoy dihadapkan dengan beberapa kendala antara lain sifat kimia yang kurang baik antara lain pH rendah, rendahnya kandungan unsur hara, kapasitas tukar kation (KTK) tinggi, dan kejenuhan basa rendah menyebabkan tanah menjadi kurang subur dan miskin akan unsur hara. Salah satu upaya untuk mengatasi kendala yang ada pada gambut sebagai media tanam yakni dengan memperbaiki pH tanah dan pemupukan dengan memanfaatkan tepung cangkang kerrang laut dan pupuk NPK. Penelitian ini bertujuan mengetahui dosis interaksi pemberian tepung cangkang kerang laut dan NPK terhadap pertumbuhan dan hasil pakcoy pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura selama 2 bulan, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor perlakuan yaitu faktor tepung cangkang kerang laut (T) dengan taraf 3 perlakuan dan NPK (N) terdiri dari 3 taraf perlakuan, diulang sebanyak 3 kali ulangan dan setiap perlakuan diambil 3 sampel, sehingga jumlah keseluruhan yakni 81 tanaman. Variabel pada penelitian yaitu jumlah daun, luas daun, volume akar, berat segar tanaman dan berat kering tanaman. Interaksi tepung cangkang kerang laut 15 ton/ha dan pupuk NPK 400 kg/ha merupakan dosis interaksi terbaik yang mempengaruhi volume akar, luas daun, berat kering tanaman, jumlah daun dan berat segar tanaman.
Copyrights © 2026