Tanaman Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) merupakan salah satu tanaman herbal yang sangat berpotensi untuk dikembangkan karena khasiat medisnya dan nilai nutrisinya yang tinggi. Pengembangan Tanaman Rosella Pada tanah Gambut dihadapkan pada sejumlah kendala kesuburan tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan Tailing Bauksit dan Pupuk MKP. Penelitian Bertujuan untuk mendapatkan dosis interaksi Tailing Bauksit dan Pupuk MKP yang memberikan pertumbuhan dan hasil rosella terbaik pada tanah gambut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor pertama adalah Tailing Bauksit (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: t1 = 5 ton/ha setara dengan 156 gram/polybag, t2 = 10 ton/ha setara dengan 312,5 gram/polybag, t3 = 15 ton/ha atau setara dengan 469 gram/polybag. Faktor kedua adalah pupuk MKP yang terdiri dari 3 taraf yaitu: k1 = 32 kg/ha atau setara dengan 1 g/tanaman, k2 = 64 kg/ha setara dengan 2 g/tanaman, k3 = 96 kg/ha setara dengan 3 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan Interaksi tailing bauksit dengan dosis 10 ton/ha dan pupuk MKP 96 kg/ha merupakan interaksi terbaik yang memberikan rerata jumlah bunga tertinggi yakni 34,00 buah. Pemberian Tailing bauksit dengan dosis 5 ton/ha memberikan rerata berat kering tanaman tertinggi yakni 131,30 g dan dosis tailing bauksit10 ton/ha memberikan rerata berat segar bunga tertinggi yakni 257,00 g. Pemberian pupuk MKP dengan dosis 96 kg/ha merupakan dosis terbaik yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik rosella terhadap volune akar, jumlah bunga dan berat segar bunga.
Copyrights © 2026