Perbanyakan tanaman jeruk pamelo (Citrus grandis L.) secara vegetatif melalui stek sering dilakukan untuk memperoleh bibit yang seragam dan berkualitas. Namun keberhasilan stek sangat dipengaruhi oleh penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT). Salah satu sumber ZPT alami yang mudah diperoleh adalah air kelapa yang mengandung hormon auksin dan sitokinin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman air kelapa sebagai ZPT alami terhadap pertumbuhan stek jeruk pamelo. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa selama tiga bulan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan lama perendaman, yaitu P0 (kontrol), P1 (2 jam), P2 (4 jam), P3 (6 jam), dan P4 (8 jam), dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi persentase stek hidup, umur muncul tunas, dan panjang tunas. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan perendaman air kelapa berpengaruh terhadap pertumbuhan stek jeruk pamelo. Perlakuan terbaik diperoleh pada perendaman selama 8 jam (P4) dengan persentase hidup mencapai 100% dan waktu muncul tunas tercepat yaitu sekitar 11 hari setelah tanam. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan air kelapa sebagai ZPT alami dengan lama perendaman yang tepat dapat meningkatkan keberhasilan pertumbuhan stek jeruk pamelo.
Copyrights © 2026