Ulat grayak jagung (Spodoptera frugiperda) merupakan hama invasif yang menyerang tanaman jagung dan dapat menyebabkan kerusakan berat serta kehilangan hasil panen secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat serangan dan intensitas kerusakan, serta preferensi hama terhadap umur tanaman jagung di sentra pertanaman jagung di Kabupaten Bengkayang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Juli 2025 di Desa Bange, Lembang, dan Sinar Tebudak. Data dikumpulkan melalui survei dengan pendekatan systematic sampling pola diagonal pada tanaman umur 0–2 MST, 2–4 MST, dan 4–6 MST. Variabel yang diamati meliputi persentase serangan, intensitas kerusakan (skala TNAU), dan kepadatan populasi larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh lokasi pengamatan terserang dengan tingkat serangan mencapai 100%. Intensitas kerusakan tertinggi terjadi pada tanaman umur 3 MST (50,8%), diikuti 2 MST (38,0%), dan 6 MST (38,8%). Kepadatan populasi larva relatif rendah, diduga dipengaruhi oleh peran musuh alami terutama predator, serta penggunaan pengendalian kimiawi di lokasi penelitian.
Copyrights © 2026