Skateboarding merupakan olahraga ekstrim, disebut demikian karena dalam pelaksanaannya, tak jarang terjadi benturan keras antara papan kayu seluncur dengan beton-beton karena berbagai macam trik yang dilakukan, melalui benturan-benturan tersebut, papan seluncur seringkali berakhir aus ataupun rapuh, sehingga membahayakan skaters. Demi keselamatan skaters, tak jarang papan-papan seluncur yang sudah tidak layak pakai cenderung ditumpuk dan dibuang tanpa dialokasikan lagi, hal ini menambah angka statistik limbah kayu yang signifikan, sehingga memiliki dampak yang negatif terhadap lingkungan. Dalam menanggulangi permasalahan diatas, Loosewood hadir sebagai brand yang mengolah limbah papan seluncur menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, yakni jam tangan kayu. Namun, setelah dilakukan wawancara dengan beberapa pihak terkait, dapat disimpulkan bahwa brand ini belum melakukan eksekusi branding yang lebih matang, sehingga visi dan misi Loosewood untuk memberi pengaruh positif terhadap pengolahan limbah kayu bisa dibilang belum maksimal. Melalui ilmu desain komunikasi visual, strategi rebranding guna memaksimalkan visi dan misi brand Loosewood, serta membantu brand mengkomunikasikan pesan brand kepada target market yaitu generasi Y dan Z akan dirancang. Semua perancangan ini diharapkan dapat membantu lingkungan, pengenalan kembali, serta meningkatkan brand value dari Loosewood.
Copyrights © 2025