Artikel ini menjelaskan Program Premen Kula sebagai inovasi layanan publik dalam layanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kota Serang. Artikel ini juga membahas bagaimana program Premen Kula berfungsi sebagai layanan seluler perekaman KTP-el bagi pendaftar pertama, khususnya siswa SMA usia 16–17 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui inovasi layanan administrasi kependudukan melalui program Peremenkula (perekaman e-KTP untuk pemula) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Serang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori atribut inovasi Everett Rogers yang terdiri dari lima indikator: keunggulan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, kemampuan diuji coba, dan kemampuan diamati. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan petugas Disdukcapil dan perwakilan sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program Premen Kula telah memberikan manfaat yang signifikan, terutama dari segi efisiensi dan aksesibilitas bagi siswa yang dapat merekam data KTP-el tanpa harus meninggalkan sekolah atau mengeluarkan biaya tambahan. Inovasi ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan peralatan perekaman, koneksi internet yang tidak stabil, dan sosialisasi yang kurang terstruktur kepada kelompok sasaran.
Copyrights © 2025