Kusa Lawa
Vol. 5 No. 2 (2025): KUSA LAWA

ANALISIS KASUS SENGKETA ANALISIS KASUS SENGKETA LUKISAN SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II DENGAN TEORI SOSIOLOGI PIERRE BOURDIEU : Indoenesia




Article Info

Publish Date
25 Nov 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial dan hukum dalam kasus sengketa hak cipta antara seniman Eden Arifin dan Bank Indonesia (BI) terkait penggunaan tanpa izin lukisan Sultan Mahmud Badaruddin II pada uang Kertas pecahan Rp 10.000. dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori Pierre Bourdieu tentang habitus, modal dan medan sosial. Penelitian ini menempatkan karya seni tidak hanya sebagai objek visual, melainkan sebagai hasil konstruksi sosial yang merepresentasikan nilai budaya, sejarah dan identitas senimannya. Data yang dikumpulkan melalui studi pustaka pada dokumen hukum, artikel media dan sumber akademik yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa pelanggaran HaKI dalam kasus ini bukan sekedar persoalan legal-formal, tetapi juga mencerminkan relasi kuasa antara institusi negara dan agen seni dalam medan simbolik. Negara, dengan legitimasi simbolik dan modal institusioanlnya telah mendominasi hak seniman atas karya budaya. Penelitian ini menyarankan pentingnya penguatan dalam perlindungan hukum dan kesadaran sosial terhadap posisi seniman sebagai produsen dari simbol budaya Indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kusalawa

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal ini mewadahi gagasan ilmiah dan publikasi hasil penelitian dari para ilmuwan, akademisi, maupun peneliti. Untuk itu jurnal ini terbuka dan menerima artikel ilmiah yang berupa hasil penelitian, gagasan ilmiah, dan penciptaan ...