Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Instagram terhadap konsistensi aktivitas pelari rekreasional di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 113 responden (90 laki-laki dan 23 perempuan) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria berusia 20-40 tahun, aktif menggunakan Instagram, dan melakukan aktivitas lari minimal dua kali dalam seminggu. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan Instagram (X1), interaksi dan keterlibatan (X2), serta konsistensi aktivitas lari (Y). Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram dan konsistensi aktivitas lari berada pada kategori sedang hingga tinggi. Secara simultan, X1 dan X2 berpengaruh signifikan terhadap konsistensi aktivitas lari dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,829. Namun, secara parsial hanya variabel interaksi dan keterlibatan yang berpengaruh signifikan, sedangkan intensitas penggunaan tidak signifikan. Dengan demikian, konsistensi aktivitas lari lebih dipengaruhi oleh kualitas interaksi dibandingkan frekuensi penggunaan Instagram Abstract This study aimed to analyze the influence of Instagram use on the running consistency of recreational runners in Semarang. The sample consisted of 124 runners aged 20–40 years (94 males and 30 females) who actively used Instagram and ran at least twice a week. Respondents completed a questionnaire measuring Instagram usage frequency, exposure to sports content, digital social interaction, and involvement in running communities, while running consistency was assessed through frequency, duration, and continuity of training. Descriptive results indicated that Instagram use was at a moderate to active level (mean = 60), while running consistency was fairly consistent (mean = 59). Simple linear regression analysis revealed a positive and significant effect of Instagram use on running consistency (t-calculated = 16.380 > t-table = 1.98, α = 0.05). These findings suggest that the more frequently runners use Instagram, the more consistent their training, influenced by personal motivation, exploratory drive, and community social support. The results can serve as guidance for running communities and relevant stakeholders in promoting an active lifestyle in urban settings.
Copyrights © 2026