Individu lanjut usia sering mengalami penurunan fungsi organ tubuh yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif, salah satunya hipertensi, yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian tinggi pada kelompok usia tua. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah melalui latihan gerak ergonomis yang terdiri dari gerakan sederhana menyerupai shalat dan disesuaikan dengan struktur tubuh manusia. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Mugi Sehat Dukuhwaluh, Purwokerto Timur, dengan menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok pretest–posttest. Sebanyak 30 lansia hipertensi mengikuti latihan selama 10 menit, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer manual. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata tekanan darah sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 14,1 mmHg dan diastolik sebesar 8,1 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan ergonomis memberikan manfaat positif dalam membantu menurunkan tekanan darah, sehingga dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan berpotensi diterapkan sebagai kegiatan rutin di posyandu lansia untuk mendukung promosi kesehatan dan pencegahan penyakit kardiovaskular
Copyrights © 2026