Kabupaten Kuningan, dengan kekayaan alam dan statusnya sebagai kawasan konservasi di kaki Gunung Ciremai, menghadapi tantangan besar terkait perubahan iklim. Setiap hari masyarakat Kabupaten Kuningan memproduksi sekitar 480 ton sampah organik maupun non-organik. Namun, hanya sekitar 200 ton yang dibawa ke TPA Ciniru dan dibuang begitu saja tanpa ada proses pengolahan lebih lanjut. Salah satu kontributor utama emisi gas rumah kaca adalah penumpukan sampah organik yang memproduksi gas metana (CH?) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan konsep Zero Waste dan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas (PSBK) sebagai langkah mitigasi yang konkret, selaras dengan tujuan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), sekaligus mewujudkan visi Kuningan Asri Lestari. Metode pelaksanaannya berfokus edukasi masif kepada masyarakat Kuningan tentang pentingnya pemilahan sampah dan siklus material sirkular. Program ini telah menjangkau 30 peserta dan meningkatkan pengetahuan Zero Waste sebesar 90%. Diharapkan, program ini dapat menurunkan secara signifikan jumlah volume sampah yang menghasilkan gas metana, mengurangi jejak karbon kabupaten, dan menciptakan kesadaran kolektif tentang peran individu dalam mitigasi iklim. Keberhasilan implementasi Zero Waste ini akan menjadi model best practice Kuningan dalam aksi iklim berbasis masyarakat dan berkontribusi langsung pada lingkungan yang lebih bersih dan lestari
Copyrights © 2026