Komunikasi digital pemerintah dalam meningkatkan informasi dan reaksi layanan. Perumda Tirta Musi Palembang, sebagai sebuah badan usaha milik daerah yang menyediakan layanan air bersih, menghadapi tantangan besar dalam menjaga keterbukaan, akuntabilitas, dan respons terhadap warga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi digital yang dilakukan oleh humas Perumda Tirta Musi, khususnya unit Karang Anyar, dalam memaksimalkan call center sebagai alat untuk keterbukaan publik dan respons terhadap layanan masyarakat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahapan pengurangan data, penyajian data, serta penarikan dan pemastian kesimpulan. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi organisasi serta teori komunikasi dua arah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa call center Tirta Musi menjadi bagian dari strategi komunikasi digital humas sebagai saluran utama untuk pengaduan, informasi, dan edukasi publik. Komunikasi digital ini memperkuat keterbukaan dengan memberikan informasi terkini tentang infrastruktur (seperti perbaikan pipa dan pemadaman) serta merespons dengan cepat keluhan dari masyarakat, yang terlihat dalam kasus perbaikan darurat kebocoran pipa serta pemadaman air.
Copyrights © 2026