Karya sastra, khususnya novel, memiliki kemampuan merepresentasikan realitas sosial melalui penyampaian isu, seperti masalah sosial atau berbagai bentuk perilaku menyimpang. Penelitian ini mengkaji novel Viral karya Laili Muttamimah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan masalah sosial yang muncul dalam novel tersebut. Kajian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra berdasarkan teori Wellek dan Warren dengan fokus pada aspek sosiologi karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer berupa novel Viral karya Laili Muttamimah dan data sekunder berupa literatur yang relevan dengan teori sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan katat, sedangkan analisis data melalui tahapan Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat masalah sosial utama dalam novel, yaitu konflik anak dengan orang tua, Kecanduan media sosial, perundungan ( bullying ), dan kekerasan berbasis gender online (KBGO). Dengan demikian, novel ini membuktikan bahwa sastra bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana refleksi sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sosiologi sastra serta menjadi referensi dalam meningkatkan literasi sosial melalui pembacaan karya sastra kontemporer.
Copyrights © 2026