Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan permainan edukatif terhadap motivasi belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri 19 Woja. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya antusiasme, partisipasi aktif, dan ketekunan dalam mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan permainan edukatif dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi angket motivasi belajar dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi belajar yang signifikan pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Rata-rata skor motivasi belajar pada kelompok eksperimen meningkat dari 62,4 menjadi 83,7, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 63,1 menjadi 67,2. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003 (p < 0,05) yang menandakan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Selain itu, siswa dalam kelompok eksperimen menunjukkan sikap lebih antusias, partisipatif, dan merasa senang mengikuti pembelajaran. Hasil ini membuktikan bahwa permainan edukatif efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar dan dapat dijadikan strategi alternatif dalam pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna.
Copyrights © 2025