Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi stock opname dalam mengungkap temuan audit persediaan pada klien Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Bambang Sudaryono dan Rekan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung selama proses audit persediaan, pemeriksaan fisik persediaan, serta analisis dokumen pendukung persediaan. Objek penelitian difokuskan pada pelaksanaan stock opname, sistem pencatatan persediaan, dan pengendalian internal persediaan klien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan stock opname belum dilakukan secara berkala, di mana 100% kegiatan stock opname hanya dilaksanakan saat mendekati audit eksternal. Pemeriksaan fisik persediaan menunjukkan adanya selisih persediaan pada sekitar 38% jenis barang yang diuji, dengan 22% mengalami kekurangan stok dan 16% mengalami kelebihan stok dibandingkan dengan catatan akuntansi. Dari sisi sistem pencatatan, ditemukan bahwa sekitar 65% transaksi penerimaan dan pengeluaran persediaan masih dicatat secara manual dan tidak dilakukan secara real time. Selain itu, hasil telaah dokumen menunjukkan bahwa sekitar 28% transaksi persediaan tidak didukung oleh bukti transaksi yang lengkap. Penelitian ini juga menemukan bahwa klien belum memiliki SOP tertulis dan belum menerapkan pemisahan tugas secara memadai. Implementasi stock opname terbukti efektif dalam mengidentifikasi selisih persediaan serta kelemahan pengendalian internal yang tidak terdeteksi melalui pemeriksaan dokumen saja.
Copyrights © 2026