Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh budaya kerja digital terhadap kesehatan mental karyawan di industri pendidikan baik jenjang PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah serta Perguruan Tinggi yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain survai serta meninjau perbedaan pengaruh tersebut berdasarkan gender. Data yang diperoleh dengan mengumpulkan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan menggunakan analisis regresi serta uji perbedaan gender. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa budaya kerja digital yang menekankan pada penggunaan perkembangan teknologi, memiliki dampak yang besar terhadap kesehatan mental karyawan. Hasil analisis ini juga mengungkapkan bahwa budaya kerja digital berpengaruh secara signifikan terhadap kesehatan mental karyawan. Berdasarkan analisis gender pengaruh budaya kerja digital terhadap kesehatan mental karyawan laki-laki lebih besar dibandingkan dengan karyawan perempaun. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan budaya kerja digital di industri pendidikan perlu dikelola lebih seimbang dengan memperhatikan kesehatan mental karyawan khususnya dalam menghadapi tuntukan kerja digital yang lebih tinggi
Copyrights © 2026