Benih padi (Oryza sativa L.) bermutu tinggi menjadi kunci peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan, terutama di lahan kering Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengabdian ini memperkenalkan metode Uji di atas Kertas Tisu (UDKT) untuk menilai viabilitas benih secara sederhana dan murah. Pelatihan melibatkan petani, mahasiswa KKP, dan penyuluh, mencakup pengambilan sampel, perlakuan benih dengan aquades, air kelapa, dan gel lidah buaya, serta pengamatan daya kecambah, kecepatan tumbuh, tinggi tanaman, dan panjang akar. Hasil menunjukkan aquades memberikan daya kecambah tertinggi (97%) dan pertumbuhan awal optimal, diikuti lidah buaya (85%) dan air kelapa (40%). Kegiatan ini meningkatkan keterampilan seleksi benih, menekankan pentingnya benih bersertifikat, serta mendukung modernisasi pertanian dan pemberdayaan petani untuk meningkatkan produktivitas padi di wilayah lahan kering.
Copyrights © 2026