Maraknya kejahatan siber dan judi online di Indonesia menimbulkan dampak serius, mulai dari kerugian finansial hingga masalah sosial, terutama pada masyarakat pedesaan dengan tingkat literasi digital yang rendah. Kondisi ini meningkatkan kerentanan terhadap penipuan online, pencurian data pribadi, serta penyebaran malware dan konten ilegal. Guna mengatasi permasalahan tersebut, Mahasiswa Kelompok 8 Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAs) melaksanakan kegiatan sosialisasi di Desa Rawang Air Putih, Siak-Riau. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman kejahatan digital serta memberikan strategi pencegahan. Metode yang digunakan meliputi presentasi interaktif, studi kasus, dan sesi tanya jawab dengan melibatkan partisipasi aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat. Sebelum penyuluhan, hanya sekitar 30% peserta yang mampu mengenali contoh penipuan daring, meningkat menjadi lebih dari 75% setelah kegiatan. Sementara itu, pemahaman tentang dampak judi online meningkat dari sekitar 20% menjadi lebih dari 70%. Selain itu, peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam melindungi data pribadi. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital masyarakat sebagai langkah preventif menghadapi kejahatan siber di era digital.
Copyrights © 2026