Indonesia merupakan salah satu negara penghasil teh terbesar di dunia, namunmasih menghadapi masalah kesejahteraan bagi para pekerja perkebunan teh.Perancangan ini mengangkat kondisi pekerja di perkebunan teh Maleber, Cianjur, JawaBarat, yang terdampak oleh alih fungsi lahan menjadi tambang pasir, sehinggamengurangi luas kebun dan hasil panen. Film pendek Pergi Petik Pulang dibuat sebagaimedia visual untuk menggambarkan tantangan tersebut dan menyampaikan pesan sosialtentang pentingnya kesejahteraan pekerja serta keberlanjutan industri teh. Prosesperancangan dilakukan melalui observasi lapangan dan observasi karya sejenis denganpendekatan analisis tematik dan konten. Tahapan produksi dimulai dari pra produksidengan observasi lokasi, penyusunan shotlist dan storyboard, hingga persiapan alat. Saatproduksi, pengambilan gambar dilakukan sesuai konsep visual dengan memperhatikanangle, shot size, movement, dan composition. Pada tahap pasca produksi, penata kameraberperan dalam penyelarasan visual melalui camera report dan membantu proses editingseperti color grading. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan sinematografiyang terarah dan sesuai konteks dapat memberikan representasi yang kuat, serta menjadimedia edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kesejahteraanpekerja teh.Kata kunci: Kesejahteraan, Teh, Film pendek, Penata kamera
Copyrights © 2026