Bangunan cagar budaya yang ada di Surabaya menjadi jejak dan perjalanansejarah kota Surabaya. Pembentuk identitas kota Surabaya ini kurang dipedulikan danbanyak yang alih-alih dilupakan tetapi juga dibongkar tanpa pertimbangan karenapesatnya perkembangan ekonomi. Pemerintah terlambat melakukan revitalisasi yangmenyebabkan kurangnya media informasi tentang bangunan cagar budaya di Surabaya,serta hanya masyarakat berumur 30 tahun keatas saja yang aktif dalam komunitassejarah. Penelitian mengenai perancangan booklet destinasi wisata untuk mengenalkandan meningkatkan perhatian melestarikan bangunan cagar budaya di Surabaya,dilaksanakan di kota Surabaya dengan melakukan observasi, wawancara, menyebarkankuesioner dan mencari studi literatur. Kuesioner yang disebarkan ditujukan kepadadewasa muda yang berumur 18 – 25 tahun, yang berdomisili di pulau Jawa, terutama JawaTimur. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisisdeskriptif dan analisis perbandingan, yang menghasilkan booklet destinasi wisata sebagaimedia yang inovatif untuk mengenalkan bangunan cagar budaya Surabaya. Diharapkandengan dilakukannya penelitian ini, dapat memunculkan rasa kepedulian dan rasa ingintahu untuk mempelajari sejarah kota Surabaya melalui bangunan cagar budayanya, sertamuncul rasa ingin melestarikan dan menjaga bangunan cagar budaya Surabaya sebagaibagian sejarah kota Surabaya melalui media yang interaktif dan inovatif. Kata Kunci: Bangunan Cagar Budaya Surabaya, Dewasa Muda, Pulau Jawa, Media Informasi.
Copyrights © 2026