Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kesadaran lingkungan, hemat, dan sikap konsumen terhadap fashion bekas memengaruhi niat pembelian individu Gen Z di Semarang terkait pakaian bekas. Fashion telah berkembang dari kebutuhan dasar menjadi komponen utama gaya hidup kontemporer, menjadikannya faktor krusial dalam kehidupan sehari-hari dan ekspresi pribadi. Oleh karena itu, memahami pola konsumsi fashion sangat penting. Menggunakan desain penelitian eksplanatori dengan metodologi kuantitatif, studi ini berfokus pada penduduk Gen Z di Semarang yang terlibat dalam thrifting. Teknik sampling purposif digunakan untuk memilih 100 peserta survei. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 4.0, mencakup penilaian outer model, inner model, dan validasi hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan secara positif dan signifikan mempengaruhi sikap terhadap thrifting. Demikian pula, pola pikir hemat juga memberikan pengaruh yang kuat dan positif terhadap sikap tersebut. Selain itu, sikap positif terhadap fashion bekas terbukti secara signifikan meningkatkan kemungkinan pembelian pakaian bekas. Temuan ini menyoroti interaksi antara nilai-nilai keberlanjutan, kesadaran ekonomi, dan niat perilaku dalam budaya konsumen muda.
Copyrights © 2025