Seiring perkembangan globalisasi saat ini, persaingan di antara industri kuliner semakin gencar yang sejalan dengan perubahan kebiasaan konsumen yang membutuhkan variasi produk yang lebih inovatif dan menarik.Warung Makan Chinese Food HanHan di Denpasar mengalami perubahan penghasilan penjualan setiap bulannya, meskipun tren konsumsi makanan nasional sedang meningkat. Dengan Word of Mouth sebagai variabel mediasi, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana variasi produk mempengaruhi keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan melibatkan 120 responden yang merupakan pelanggan aktif dari Warung Makan Chinese Food HanHan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa variasi pada produk memberikan dampak yang positif dan signifikan pada word of mouth dengan nilai koefisien 0,630, serta berkontribusi positif pada keputusan pembelian dengan koefisien 0,500. Word of Mouth (WOM) juga berkontribusi positif pada keputusan pembelian dengan koefisien 0,403, dan memediasi pengaruh variasi produk pada keputusan pembelian secara parsial dengan Variance Accounted For (VAF) sebesar 34%. Temuan ini menunjukkan bahwa variasi produk yang menarik mampu mendorong promosi positif melalui WOM dan meningkatkan keputusan pembelian pelanggan. Penelitian ini merekomendasikan adanya inovasi menu yang berkelanjutan serta peningkatan kualitas pelayanan untuk dapat memperkuat loyalitas pelanggan.
Copyrights © 2025