Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Customer Value Index (CVI) dalam memilih atribut kosmetik perawatan kulit (skincare) serta menentukan atribut yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis konjoin terhadap 386 responden pengguna skincare di Indonesia. Empat atribut yang dianalisis meliputi harga, kualitas produk, eco-label, dan keamanan produk, dengan sembilan kombinasi kartu stimulus hasil orthogonal design pada SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,0838) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,769). Model konjoin memiliki akurasi prediksi yang baik dengan nilai Pearson’s R = 0,805 dan Kendall’s Tau = 0,556 (p < 0,05). Atribut kualitas produk memiliki tingkat kepentingan tertinggi (32,625%), diikuti oleh harga, keamanan produk, dan eco-label. Nilai CVI tertinggi terdapat pada kombinasi harga terjangkau, kualitas sangat baik, label aman bagi lingkungan, dan berlabel BPOM, yang menunjukkan preferensi konsumen terhadap produk berkualitas tinggi, aman, dan terjangkau. Implikasinya, produsen perlu menekankan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produk serta menyesuaikan harga dengan manfaat yang dirasakan konsumen untuk meningkatkan nilai pelanggan (customer value).
Copyrights © 2025