Kinerja karyawan menjadi isu penting pada institusi pendidikan tinggi karena berhubungan langsung dengan mutu layanan akademik dan efektivitas organisasi. Data internal Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperlihatkan fluktuasi capaian kinerja dalam beberapa tahun terakhir, sehingga diperlukan pemahaman faktor-faktor yang berkaitan dengan kondisi tersebut. Tujuan kajian ini mengkaji keterkaitan motivasi kerja, budaya organisasi, dan lingkungan kerja dengan kinerja karyawan. Pendekatan kuantitatif asosiatif menjadi dasar analisis. Data primer bersumber dari kuesioner dan observasi terhadap 58 karyawan. Pengolahan data berbantuan SPSS versi 20 melalui uji regresi linear berganda. Evaluasi parsial memanfaatkan uji t, sedangkan evaluasi simultan memanfaatkan uji F. Hasil uji t memperlihatkan motivasi kerja dan budaya organisasi memiliki nilai signifikansi < 0,05 dengan nilai t masing-masing 4,230 dan 3,861, sedangkan lingkungan kerja memiliki nilai signifikansi 0,277. Uji F menghasilkan nilai F sebesar 86,945 dengan signifikansi 0,000. Kesimpulan menegaskan bahwa motivasi kerja dan budaya organisasi berkaitan erat dengan kinerja karyawan, sementara lingkungan kerja tidak memiliki peran yang bermakna secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel berkontribusi dalam menjelaskan variasi kinerja karyawan.
Copyrights © 2026