Persaingan bisnis yang ketat mewajibkan perusahaan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Namun, kinerja pegawai PT. Sustraco Adikreasi periode 2022–2024 diketahui belum mencapai target optimal. Masalah ini diduga muncul karena tingginya tekanan kerja dan sistem imbalan yang belum memuaskan. Mengingat adanya perbedaan hasil pada studi terdahulu, penelitian kuantitatif ini dilakukan untuk menguji dampak stres kerja dan kompensasi terhadap performa pegawai secara individu maupun bersama-sama. Melalui teknik sampling jenuh yang melibatkan seluruh karyawan sebagai responden, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil riset membuktikan bahwa stres kerja dan kompensasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa untuk meningkatkan produktivitas, manajemen perusahaan harus mampu mengendalikan tingkat stres karyawan serta menyediakan skema kompensasi yang lebih adil dan kompetitif guna mendukung keberhasilan organisasi dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026