Perkembangan social commerce mendorong perubahan pola keputusan pembelian konsumen, khususnya pada industri kosmetik yang semakin kompetitif. TikTok Shop menjadi salah satu kanal strategis bagi merek untuk membangun ketertarikan, keyakinan, dan keputusan konsumen melalui konten digital, penguatan merek, serta penegasan nilai kehalalan produk. Kajian ini diarahkan untuk mengkaji peran content marketing, brand awareness, dan label halal dalam pembentukan keputusan pembelian, dengan minat beli sebagai variabel mediasi pada konsumen produk Garnier di TikTok Shop Kota Semarang. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan analisis Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data primer diperoleh dari 100 responden yang pernah membeli produk Garnier melalui TikTok Shop. Hasil uji t menegaskan bahwa seluruh jalur struktural memiliki koefisien positif dan signifikan, baik pada hubungan langsung maupun tidak langsung melalui minat beli. Uji F struktural memperlihatkan kelayakan model secara simultan dalam menjelaskan variasi keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi dan relevansi prediktif menguatkan kemampuan model dalam menjelaskan perilaku konsumen. Secara keseluruhan, temuan menegaskan bahwa konten pemasaran yang relevan, kesadaran merek yang kuat, dan kejelasan label halal membentuk minat beli yang kemudian bermuara pada keputusan pembelian yang berkelanjutan dalam social commerce.
Copyrights © 2026