Studi ini mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan yang berintegritas memengaruhi tingkat engagement pegawai melalui peran trust terhadap atasan sebagai mekanisme perantara di Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung Semarang. Desain riset menerapkan metode kuantitatif dengan teknik sampling sensus yang mencakup seluruh 69 pegawai dari berbagai departemen. Informasi dihimpun lewat instrumen survei dan diolah memakai prosedur Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa gaya kepemimpinan berintegritas tidak memberikan dampak langsung yang bermakna pada engagement pegawai, tetapi menunjukkan efek positif yang signifikan dalam membentuk trust pada atasan. Trust terhadap pimpinan ternyata memberikan kontribusi positif yang bermakna bagi peningkatan engagement pegawai. Analisis lebih mendalam terhadap efek mediasi membuktikan bahwa trust kepada atasan berperan sebagai mediator sempurna dalam relasi antara gaya kepemimpinan berintegritas dengan engagement pegawai. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa di lingkungan institusi kesehatan yang memiliki mekanisme kerja sistematis dengan protokol operasional yang rigid, gaya kepemimpinan berintegritas harus prioritas membangun rasa percaya pegawai sebagai fondasi awal sebelum mampu mendorong peningkatan engagement mereka dalam bekerja.Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kompetensi, konsistensi, dan niat baik pemimpin untuk membentuk kepercayaan yang pada akhirnya mendorong semangat, dedikasi, dan fokus karyawan dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas.
Copyrights © 2026