Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Model Peningkatan Kinerja Sumber Daya Manusia dengan Berbagi Pengetahuan berbasis Kemampuan Penggunaan Fintech Rudi Joko Laksono; Widodo Widodo
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 19, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v19i1.2879

Abstract

This study aims to analyse the effect of knowledge sharing and knowledge gathering on the capability to use Fintech, and whether the capability to use Fintech affects the performance of human resources in Baitul Maal Wat Tamwil. This research was quantitative descriptive using path analysis method and data collection method used questionnaire distributed to Baitul Maal Wat Tamwil managers consisted of 96 respondents. Then verification analysis to test the hypothesis used Partial Least Squares (PLS) tool. The results showed that knowledge sharing and knowledge gathering had a significant positive effect on the capability to use Fintech services. The effect of the capability to use Fintech on the performance of human resources is also significantly positive.
Kebutuhan Berprestasi dan Kompetensi: Pengaruhnya Terhadap Prestasi Kerja SDM Tulus Gangsaringsih; Widodo Widodo; Nurhidayati Nurhidayati
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 22, No 2 (2021): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Universitas Islam Sutan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ekobis.22.2.33 - 43

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis anteseden dan konsekuensi pengembangan karir. Responden penelitian ini adalah karyawan kontraktor yang berjumlah 120 orang dengan teknik analisis menggunakan analisis jalur. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan karir, kebutuhan berprestasi, dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja. Kebutuhan berprestasi dan kompetensi juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap bahwa pengembangan karir, kebutuhan berprestasi, dan kompetensi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja. Kebutuhan berprestasi dan kompetensi juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pengembangan karir. Hasil dari penelitian diharapkan menjadi acuan dari pengambil kebijakan perusahaan untuk memperhatikan kebutuhan berprestasi dan kompetensi SDM.
Pengaruh Perceived Quality Intrinsic Attributes dan Perceived Quality Extrinsic Attributes Terhadap Repurchase Intention Melalui Loyalty Sebagai Variabel Intervening Rizma Dwi Mawarni; Widodo Widodo; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Buss Vol. 8 No. 1 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i1.2427

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Perceived Quality, yang terwujud dalam atribut-atribut intrinsik maupun ekstrinsik, terhadap Repurchase Intention dengan Loyalty sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif, dengan melibatkan 100 partisipan yang merupakan konsumen Kopi Robusta Banaran PTPN IX pada outlet di wilayah Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring dan dianalisis dengan pendekatan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 26. Uji Sobel turut diterapkan untuk mengidentifikasi peran variabel mediasi. Temuan studi ini menunjukkan nilai R² sebesar 0,600 terhadap Loyalty dan 0,676 terhadap Repurchase Intention, yang mengindikasikan bahwa seluruh hubungan bersifat signifikan (p < 0,01). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa atribut produk, baik intrinsik maupun ekstrinsik, memberikan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Loyalty serta Repurchase Intention. Selain itu, Loyalty juga memiliki efek positif dan signifikan terhadap Repurchase Intention serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara Perceived Quality dan intensi pembelian ulang. Nilai kebaruan dari riset ini terletak pada penambahan variabel Loyalty sebagai elemen intervening, yang diharapkan mampu menjawab kesenjangan penelitian sebelumnya serta meredakan pertentangan temuan terkait pengaruh kualitas terhadap niat pembelian ulang. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap kualitas produk, baik internal maupun eksternal, dapat meningkatkan loyalitas dan mendorong pembelian ulang. Studi ini diharapkan mampu menyumbangkan nilai ilmiah bagi perluasan wawasan dalam bidang pemasaran serta menjadi acuan strategis bagi pelaku bisnis dalam menjaga dan menguatkan loyalitas konsumen serta kecenderungan untuk melakukan pembelian ulang terhadap produk Kopi Robusta Banaran PTPN IX.
Motivasi Kerja Sebagai Mediator Dalam Hubungan Soft Skill dan Hard Skill Dengan Kesiapan Kerja Mahasiswa Lailatul Nurul Azizah; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3261

Abstract

Studi ini menekankan kesiapan kerja sebagai tantangan utama bagi mahasiswa tahun akhir dan lulusan baru di tengah persaingan kerja yang ketat. Megetahui hubungan antara soft skills dan hard skills dalam kaitannya dengan kesiapan kerja, serta menguji motivasi kerja sebagai variabel mediasi menjadi salah satu tujuan dari penelitia ini. Pendekatan kuantitatif merupakan metode yang dipilih dengan memanfaatkan 200 data responden yang dikumpulkan melalui kuesioner, yang terdiri dari mahasiswa tahun akhir dan lulusan baru. Untuk menguji hubugan antar variabel secara statistik, analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Studi ini memberikan hasil berupa soft skills dan hard skills memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, baik secara langsung maupun melalui mediasi motivasi kerja. Motivasi kerja menjadi faktor penting yang memperkuat pengaruh kedua keterampilan tersebut dalam upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum dan program pelatihan yang berfokus pada soft skill, hard skill, serta motivasi kerja untuk meningkat kesiapan kerja secara optimal.
Pengaruh Perceived Risk, Customer Experience terhadap Online Shopping Behavior dengan E-trust sebagai intervening pada Generasi Z pengguna Tokopedia di Semarang Airin Fitriana Rosanti; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Risk dan Customer Experience terhadap Online Shopping Behavior dengan E-trust sebagai variabel intervening pada Generasi Z pengguna Tokopedia di Semarang. Latar belakang penelitian ini di dasari oleh meningkatnya penggunaan e-commerce, salah satunya Tokopedia yang mempermudah kegiatan belanja online, sehingga penting untuk memahami faktor faktor yang memengaruhi perilaku pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Risk dan Customer Experience memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap E-trust dan Online Shopping Behavior. Selain itu, E-trust juga memberikan pengaruh positif signifikan terhadap Online Shopping Behavior. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan persepsi risiko, peningkatan kualitas pengalaman pengguna, serta penguatan dalam hal kepercayaan digital merupakan landasan penting yang harus menjadi perhatian utama bagi platform e-commerce dalam meningkatkan keputusan belanja pengguna.
Analisis Pengaruh Social Support dan Work Life Balance Pada Job Satisfaction (Studi Kasus Pada Freelancer Bidang Kreatif) Dita Fadaradiba Salsabila; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3432

Abstract

Perkembangan ekonomi digital membuka peluang bagi freelancer dibidang kreaatid untuk bekerja secara fleksibel tanpa batasan ruang waktu. Namun, fleksibilitas tersebut seringkali disertai tantangan berupa ketidak pastian beban kerja, batas waktu, dan intensitas pekerjaan yang dapat mempengaruhi tingkat keseimbangan kehidupan dan pekerjaan serta kepuasan kerja. Kajian ini menelaah peran social support, work-life balance, dan job satisfaction pada pekerja lepas di sektor kreatif dengan pendekatan kuantitatif. Data berasal dari survei daring melalui kuesioner yang diisi oleh freelancer aktif di bidang desain, penulisan, dan ilustrasi digital. Proses pengolahan data memakai PLS-SEM dengan perangkat SmartPLS versi 4. Metode ini sesuai untuk jumlah responden terbatas serta kondisi data yang tidak mengikuti distribusi normal. Hasil memperlihatkan bahwa social support berperan positif dalam meningkatkan work-life balance dan job satisfaction. Dukungan dari rekan, klien, dan komunitas memudahkan freelancer mengatur waktu dan menjaga keseimbangan hidup. Work-life balance yang terjaga turut memperkuat kepuasan kerja karena memberi ruang bagi keseimbangan peran profesional dan personal. Temuan ini memperlihatkan bahwa dukungan sosial dan kemampuan menjaga keseimbangan hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan kerja freelancer. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi freelancer, platform digital, dan komunitas professional untuk memperkuat system dukungan serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih adaptif.
Peran Viral Marketing dan Aktivitas Media Sosial terhadap Minat Beli Konsumen UMKM Kuliner di Kawasan Tlogosari, Kota Semarang Fadhillah Ibrahim; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3492

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana viral marketing dan aktivitas media sosial berperan dalam membentuk minat beli konsumen pada UMKM kuliner di kawasan Tlogosari, Kota Semarang. Lingkungan konsumsi di wilayah tersebut menunjukkan kecenderungan tinggi terhadap tren digital dan konten viral, sehingga strategi pemasaran yang berlandaskan pemanfaatan media sosial berperan sebagai komponen krusial dalam membangun ketertarikan calon konsumen. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang pernah berinteraksi dengan konten UMKM kuliner di media sosial. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares untuk melihat kontribusi masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viral marketing memiliki peran signifikan dalam meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk, demikian pula aktivitas media sosial yang memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kecenderungan konsumen untuk melakukan pembelian. Secara simultan, kedua variabel menunjukkan peran bersama yang kuat dalam membentuk minat beli. Temuan ini menegaskan bahwa strategi digital melalui konten viral dan pengelolaan media sosial yang aktif menjadi faktor kunci bagi UMKM kuliner dalam meningkatkan daya tarik dan keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Beban Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Efisiensi Kepuasan Kerja SDM PT. Telkom Yogyakarta Rizal Satria Muslimin; Widodo Widodo; Nurhidayati Nurhidayati
eCo-Fin Vol. 7 No. 3 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i3.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja dan motivasi kerja terhadap kepuasan karyawan di PT Telkom Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner terstruktur yang dibagikan kepada 100 responden. Proses analisis dilakukan dengan menggunakan SEM yang menerapkan metode PLS, yang dijalankan melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja (BK) memiliki pengaruh positif yang signifikan secara statistik terhadap kepuasan kerja (KK). Selain itu, beban kerja (BK) secara signifikan mempengaruhi motivasi kerja (MK), sementara motivasi kerja (MK) menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja (KK). Secara spesifik, koefisien jalur untuk hubungan antara beban kerja dan kepuasan kerja adalah 0,418, dengan T-statistik 3,620 dan nilai P 0,000. Untuk hubungan antara beban kerja dan motivasi kerja, koefisien jalur adalah 0,591, disertai T-statistik 6,045 dan nilai P 0,000. Terakhir, hubungan antara motivasi kerja dan kepuasan kerja memiliki koefisien jalur sebesar 0,408, dengan statistik T sebesar 3,160 dan nilai P sebesar 0,002. Hasil ini menyoroti pentingnya mengatur beban kerja dan meningkatkan motivasi kerja untuk meningkatkan kepuasan karyawan. Studi ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis bagi bidang MSDM dan juga memberikan wawasan praktis bagi organisasi dalam mengembangkan strategi tempat kerja yang efektif.
The Effect of Live Streaming and Sales Promotions on Impulse Buying Among Shopee Users in Semarang Dwi Fatan Liliani; Widodo Widodo
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3545

Abstract

This research seeks to examine how live streaming and promotional sales affect impulsive purchases by Shopee users in Semarang City. Employing a quantitative strategy through a survey, the research engaged 96 participants who were frequent Shopee users and had made impulse buys. The analysis was conducted using PLS-SEM with the SmartPLS software. The findings indicated that live streaming positively and significantly influenced impulse buying (O = 0.428; t = 3.181; p = 0.001), and sales promotions also had a notable and affirmative impact (O = 0.378; t = 2.757; p = 0.006). Together, these two independent factors accounted for 59.6% of the differences in impulse buying behaviour (R² = 0.596). These results emphasize that the quality of live streaming and the efficiency of sales promotions provided by Shopee are crucial in stimulating impulsive purchasing among consumers in today's digital marketing landscape. In addition, interactive content, real-time communication, and attractive promotional incentives appear to strengthen emotional engagement and urgency, encouraging spontaneous purchasing decisions. Therefore, optimizing live streaming features and promotional strategies can be considered an effective approach for e-commerce platforms to enhance consumer responsiveness and drive sales performance.
Pengaruh Ethical Leadership Terhadap Employee Engagement Melalui Trust in Leader Sebagai Variabel Mediasi: Studi Kasus RSIGM Sultan Agung Semarang Angerika Della Oktaviana; Widodo Widodo
eCo-Fin Vol. 8 No. 1 (2026): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v8i1.3653

Abstract

Studi ini mengeksplorasi bagaimana gaya kepemimpinan yang berintegritas memengaruhi tingkat engagement pegawai melalui peran trust terhadap atasan sebagai mekanisme perantara di Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung Semarang. Desain riset menerapkan metode kuantitatif dengan teknik sampling sensus yang mencakup seluruh 69 pegawai dari berbagai departemen. Informasi dihimpun lewat instrumen survei dan diolah memakai prosedur Partial Least Squares - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa gaya kepemimpinan berintegritas tidak memberikan dampak langsung yang bermakna pada engagement pegawai, tetapi menunjukkan efek positif yang signifikan dalam membentuk trust pada atasan. Trust terhadap pimpinan ternyata memberikan kontribusi positif yang bermakna bagi peningkatan engagement pegawai. Analisis lebih mendalam terhadap efek mediasi membuktikan bahwa trust kepada atasan berperan sebagai mediator sempurna dalam relasi antara gaya kepemimpinan berintegritas dengan engagement pegawai. Kesimpulan ini menunjukkan bahwa di lingkungan institusi kesehatan yang memiliki mekanisme kerja sistematis dengan protokol operasional yang rigid, gaya kepemimpinan berintegritas harus prioritas membangun rasa percaya pegawai sebagai fondasi awal sebelum mampu mendorong peningkatan engagement mereka dalam bekerja.Implikasi manajerial dari penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kompetensi, konsistensi, dan niat baik pemimpin untuk membentuk kepercayaan yang pada akhirnya mendorong semangat, dedikasi, dan fokus karyawan dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas.