Potensi kecerdasan siswa di daerah pedesaan sering kali kurang optimal karena berbagai kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan rendahnya paparan stimulasi kognitif. Untuk itu, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh tim dosen dan mahasiswa IAIN Ternate di SMA Muhammadiyah 2 Momojio (Kabupaten Pulau Morotai) pada Oktober 2025 bertujuan mengidentifikasi dan mengoptimalisasi potensi kecerdasan siswa. Metode yang digunakan meliputi asesmen IQ menggunakan tes standar serta pelaksanaan program stimulasi belajar berbasis strategi pembelajaran aktif. Hasil asesmen menunjukkan distribusi skor IQ siswa bervariasi, dengan sebagian siswa masih berada pada kategori normal ke bawah (rentang “rendah” hingga “normal”). Program stimulasi belajar berupa kegiatan interaktif (game kognitif, diskusi kreatif, dan latihan pemecahan masalah) berhasil meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa. Temuan ini konsisten dengan penelitian terdahulu yang menegaskan efektivitas intervensi stimulasi kognitif bagi anak-anak dari latar belakang terpinggirkan dan keefektifan pembelajaran aktif dalam meningkatkan keterlibatan serta kualitas perilaku belajar siswa. Kesimpulannya, asesmen IQ diikuti dengan program pembelajaran aktif dapat membantu pendidik merancang strategi pembelajaran yang sesuai kebutuhan, sehingga potensi kecerdasan siswa pedesaan dapat lebih optimal dikembangkan.
Copyrights © 2026