Kesehatan reproduksi remaja menjadi isu penting di era digital karena masih tingginya risiko perilaku seksual berisiko yang berkontribusi pada kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, dan pernikahan dini. Self-efficacy merupakan faktor penting dalam kemampuan remaja untuk mengambil keputusan sehat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pemberdayaan keluarga melalui media edukasi digital dalam meningkatkan self-efficacy remaja terkait kesehatan reproduksi. Program ini dilaksanakan melalui penyuluhan digital, modul dan video edukasi, serta pendampingan komunikasi antara orang tua dan remaja selama 8 minggu. Teknik evaluasi menggunakan pre-test dan post-test dengan instrumen skala Likert. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor self-efficacy remaja sebesar 23,5% (p < 0,05) setelah intervensi. Kegiatan ini memberi bukti bahwa media edukasi digital berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan self-efficacy remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Copyrights © 2025