Status gizi pada balita menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Masih tingginya angka kejadian gizi stunting dan gizi kurang (wasting), tumbuh kembang balita yang memerlukan perhatian dari pemerintah terutama dalam menentukan kebijakan perbaikan gizi salah satunya melalui program pemberian makana tambahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader posyandu dalam memilih, mengelola dan menyajikan makanan tambahan berbahan pangan lokal. Kegiatan dilakukan melatih kader yang dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 07 dan 09 September 2024 di Posyandu Kasih Ibu I dalam wilayah kerja Puskesmas Sukarami Kota Palembang. Peserta kegiatan adalah kader dari perwakilan setiap posyandu berjumlah 30 peserta. Hasil rata-rata pre-test(65,33) dan post-test rata-rata nilai (81,56)menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 27%, dan sikap dalam melatih pembuatan minuman sereal kader menunjukkan keterampilannya dalam memersiapkan dan pengolahandari bahan pisang kepok dan tempe yang sudah dijadikan tepung, sampai sereal disajikan. Kegiatan pelatihan kader perlu dilakukan secara berkala sebagai penyegaran ilmu gizi dan perlu melibatkan keluarga serta masyarakat dalam memantau tumbuh kembang balita.
Copyrights © 2025