Bencana banjir adalah ancaman tahunan bagi masyarakat pedesaan yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Kesiapsiagaan komunitas sangat penting untuk mengurangi risiko dan meningkatkan ketangguhan masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat ini untuk merevitalisasi Komunitas Sadar Bencana (KOSANA) melalui pelatihan penguatan destana, keterampilan tanggap darurat dan psikoedukasi kesehatan. PAR (Participatory Action Research) adalah metodologi yang digunakan yang mencakup tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi kontekstual, pendampingan, dan evaluasi. Psikoedukasi kesehatan bencana, rencana kontinjensi, Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), dan Bantuan Hidup Dasar merupakan bagian dari pelatihan yang diberikan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 115–30 September 2025. Peserta kegiatan adalah anggota satuan tugas Destana sejumlah 25 orang. Hasil kegiatan diketahui adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta tentang penyusunan pemetaan jalur risiko bencana banjir, penanganan penyakit akibat bencana banjir melalui tindakan PPGD maupun BHD berbasis psikoedukasi kesehatan serta pemasangan papan rambu darurat bencana. Program ini berhasil mengintegrasikan KOSANA dalam penguatan revitalisasi Destana sebagai wadah berkelanjutan. Kesimpulannya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan mitigasi dan kesiapsiagaan masyarakat tentang bahaya banjir, tetapi juga meningkatkan kemampuan untuk bertindak cepat. Peningkatan kapasitas ini selaras dengan target pengurangan risiko bencana, penguatan ketangguhan masyarakat, serta mendukung capaian indikator pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026