Pelayanan kesehatan mengutamakan keselamatan pasien. Salah satu tujuan penting dari penerapan sistem keselamatan pasien di rumah sakit adalah mencegah terjadinya Insiden Keselamatan Pasien (IKP) adalah suatu kejadian atau situasi yang dapat mengakibatkan atau berpotensi cedera pada pasien. Kejadian Nyaris Cidera (KNC) merupakan terjadinya insiden yang belum terpapar pada pasien. KNC lebih sering terjadi dibandingkan dengan kejadian tidak diharapkan, frekuensi kejadian ini tujuh sampai seratus kali lebih sering terjadi. Tujuan penelitian untuk Mengetahui gambaran kejadian near miss pada pasien anestesi di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto. Metode Penelitian dilakukan merupakan penelitian kuantitatif dengan design penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan saat penelitian adalah cross sectional. Lokasi penelitian akan dilakukan di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto. Sampel adalah pasien dengan yang akan menjalani tindakan operasi di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto sebanyak 68 pasien. Metode pengambilan sampel yang digunakan dengan teknik Total sampling. Alat ukur pada penelitian ini menggunakan Lembar Observasi Near Miss dan master table. Analisis data yang digunakan dengan uji univariate. Hasil menunjukan Usia yang paling dominan pada >45 tahun (36,8%). Jenis kelamin sebagian besar adalah jenis kelamin laki-laki (60,3%). Jenis anestesi sebagian besar dengan general anestesi (61,8%). Kejadian near miss di ruang operasi didapatkan bahwa pada Sign in didapatkan sebagian besar tidak ada kejadian near mis (73,5%), kejadian near miss pada time out secara keseluruhan ada/ mengalami near miss (100%) dan pada sign out secara keseluruhan tidak mengalami kejadian near miss (100%). Jenis near miss di ruang operasi terhadap 68 responden Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat kejadian KPC, KTC, maupun KTD pada seluruh responden, masing-masing dengan frekuensi "tidak ada" sebanyak 68 kasus (100%)
Copyrights © 2026