Kanker payudara merupakan jenis kanker dengan angka kejadian dan kematian tertinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu angka kejadian kanker payudara yang masih tinggi sehingga perlu dilakukan deteksi dini dimulai dari remaja melalui SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 123 responden remaja putri di SMA Negeri 1 Kasihan Bantul. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum penyuluhan kemudian 3 hari berikutnya dilakukan posttest penyuluhan menggunakan video animasi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, sedangkan setelah intervensi sebanyak 55% responden memiliki pengetahuan baik, 39% cukup, dan hanya 6% masih kurang. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI.
Copyrights © 2026