Latar belakang : Penelitian ini menekankan pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) dalam pertumbuhan anak, dengan penekanan pada peran dukungan keluarga dalam pencegahan stunting. Dukungan emosional, instrumental, dan informatif dari keluarga, khususnya dari orang tua dan pasangan, sangat krusial untuk memastikan perkembangan anak yang optimal pola asuh anak usia 0-2 tahun mencakup dukungan emosional, dukungan instrumental dan dukungan informatif yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembang. Data menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia mencapai 24,4% pada tahun 2021, Kalimantan Tengah mencatat angka sebesar 27,4%. Tujuan : Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan pola asuh pada anak 0-2 tahun dalam pencegahan stunting di UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Metode : Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional, teknik sampling purposive sampling sampel 45 responden di UPTD Puskesmas Kayon Kota Palangka Raya. Hasil : Hasil uji korelasi Chi-Square ditemukan p-value = 6,347, atau nilai signifikansi p < 0,002, yang berarti lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil tersebut signifikan (p-value 0,002 < 0,05). Maka hipotesis H1 diterima. Kesimpulan : Hubungan antara dukungan keluarga dengan pola asuh pada anak usia 0–2 tahun dalam pencegahan stunting di UPTD Puskesmas Kayon Palangka Raya.
Copyrights © 2026