Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya angka kematian ibu dan insiden keselamatan pasien di Samarinda yang sebagian besar dapat dicegah melalui penerapan manajemen risiko. Tujuan penelitian adalah menguji efektivitas media edukasi digital Risma-Edu dalam meningkatkan pengetahuan dan penerapan manajemen risiko oleh bidan guna mendukung keselamatan pasien. Penelitian dilaksanakan Juni–September 2024 dengan desain quasi-eksperimen pretest–posttest control group pada bidan di Kota Samarinda. Tahapan meliputi pengembangan modul dan uji coba Risma-Edu, pengukuran pretest, pemberian intervensi selama empat minggu, serta posttest yang dianalisis menggunakan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan manajemen risiko pada kelompok intervensi dari rata-rata 56,3 menjadi 82,7, serta penerapan manajemen risiko dari 52,8 menjadi 79,4 (p<0,001). Skor keselamatan pasien juga lebih tinggi pada kelompok intervensi (85,6) dibandingkan kontrol (69,2) dengan p<0,001, disertai penurunan rata-rata insiden near-miss sebesar 56%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Risma-Edu terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan penerapan manajemen risiko bidan serta berdampak signifikan pada peningkatan keselamatan pasien dalam asuhan kebidanan di Kota Samarinda.
Copyrights © 2026